Terjun di Komunitas YLSA, Menyenangkan!

Oleh: Santi

"Di SABDA ada yang digaji untuk Facebook'an seharian!" Ha..ha...ha... Itulah salah satu candaan yang pernah saya dengar saat menjelaskan apa pekerjaan teman-teman yang mengerjakan komunitas YLSA. Saat saya masuk ke YLSA, 9 tahun yang lalu, Facebook sedang booming dan banyak orang menggunakannya, termasuk YLSA. Saat itu, YLSA sudah membuka sekitar 23 Fan Pages dengan 1 akun Facebook profil. Dengan dibantu beberapa teman, saya terlibat aktif di sana. Tak hanya komunitas Facebook sih, ada juga milis, situs blog, forum, dan Twitter juga dijajaki YLSA. Saya sempat "wow" dengan komunitas YLSA yang begitu banyak ... masalahnya adalah, gimana ngurusinnya? Seiring dengan berjalannya waktu, saya dan tim komunitas asyik berdiskusi, pasang bahan, berelasi dengan para anggota, menjawab surat-surat yang masuk ke 'inbox', membalas komentar, berbagi bahan bermutu, bahkan sampai kopi darat....

Oh ya, komunitas YLSA tidak hanya dilakukan secara online saja lho, kami juga melayani secara offline karena YLSA melayani jemaat, hamba Tuhan, guru, dan komunitas-komunitas Kristen lain yang ingin belajar bagaimana menggunakan Software SABDA, PA dengan gawai (#Ayo_PA!), bahkan berbagi pengetahuan dan pengalaman bagaimana menggunakan media sosial untuk pelayanan, dll.. Karena itu, salah satu sukacita terjun di komunitas YLSA adalah saya mengenal banyak komunitas Kristen lain dan bisa berelasi dengan banyak rekan baru .... Setiap hari YLSA berelasi dengan banyak pelanggan dan mitra untuk menerima kesaksian, pokok doa, kiriman bahan, dan bahkan kadang-kadang komplain atau curhatan dari anggota yang sedang galau ... hehe. Inilah warna-warni mengelola komunitas YLSA. :) Hari-hari di YLSA akan semakin cerah saat kita menerima sukarelawan yang ingin bergabung terlibat dalam pelayanan YLSA menjadi moderator, juri (ketika ada acara lomba), asisten admin (membantu mengecek keaktifan anggota), duta SABDA, dll..

Bersyukur kepada Tuhan Yesus yang telah mengirim banyak anak-anak Tuhan untuk bergabung komunitas-komunitas YLSA. Kiranya mereka terus diberkati melalui bahan-bahan dan kegiatan yang YLSA lakukan, dan mereka pun bisa membagikan berkat-berkat ini kepada teman-teman mereka. Bersyukur juga atas perkembangan jalur-jalur baru yang Tuhan sediakan saat ini, mulai dari Instagram, YouTube, WhatsApp, sampai Telegram, yang dapat memperluas pelayanan YLSA. Yuk, teman-teman gabung di komunitas YLSA dan dapatkan banyak berkat dari sana!

Kontak Kami