Banyak Pelatihan di SABDA

Oleh: Nikos

Saya Nikos, dari tim penerjemah SABDA. Awal masuk di SABDA, saya mengira tugas saya nanti hanya akan berhubungan dengan penerjemahan, dan itu akan terasa membosankan. Nyaris sama bosannya dengan rakyat Indonesia yang menanti Tim Nasional Sepakbola meraih gelar juara. Namun, saya salah. Di tempat ini, ternyata saya mengerjakan banyak hal. Penerjemahan, multimedia, content creator media sosial, dll., pernah saya lakukan. Tidak hanya mengerjakan banyak hal, tetapi saya juga mendapatkan banyak hal. Salah satu yang unik dari SABDA adalah usaha untuk melakukan "upgrade" terhadap staf agar dapat mengikuti "flow" kerja kantor, alih-alih membiarkan potensi mereka berhenti sampai pada batas tertentu, dan agar skill staf terus bertambah.

Menjawab kebutuhan "upgrade" tersebut, SABDA rutin melakukan pelatihan (training) baik internal maupun eksternal. Karena SABDA bergerak di bidang literatur Kristen, hal dasar yang harus dikuasai para staf di tempat ini adalah literasi bahasa, khususnya bahasa Indonesia, dan literasi Alkitab. Pelatihan dalam bidang editing bahasa, menulis, dan menerjemahkan adalah tiga hal yang paling sering dilakukan untuk meningkatkan literasi bahasa. Lambat laun, setelah setidaknya satu tahun saya berada di sini, terjadi peningkatan dalam hal tulis-menulis dan seputar penulisan. Pelatihan internal dilakukan tidak hanya dari pimpinan saja tetapi juga dari teman-teman sesama staf yang saling berbagi. Untuk bidang kerohanian, SABDA mewajibkan para staf melakukan pendalaman Alkitab setiap hari, baik dalam kelompok kecil maupun besar. Ini pun, secara pribadi, berdampak pada "personality" saya yang menjadi semakin mengerti apa isi firman Tuhan di dalam Alkitab dan apa yang harus saya kerjakan bagi Dia dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, SABDA bagai katak dalam tempurung jika tidak "menghirup udara luar" dan mengecap pengalaman mengikuti pelatihan-pelatihan di luar kantor. Partisipasi para staf dalam mengikuti beberapa pelatihan di luar baik dalam bidang kerohanian maupun non-kerohanian pun sudah dilaksanakan. Pelatihan kepemimpinan, program intensif pendalaman Alkitab, seminar-seminar teknologi, dan pelatihan seputar manajeman media sosial, adalah sebagian dari banyaknya pelatihan yang sudah pernah diikuti oleh para staf, termasuk saya. Hasil yang diperoleh dari keikutsertaan staf dalam pelatihan eksternal tidak disimpan sendiri, tetapi dibagikan ke teman-teman dalam sesi "sharing" pada persekutuan staf. Langkah ini sedikit banyak dapat memberkati staf-staf lain yang tidak mengikuti pelatihan.

Jadi, "di SABDA cuma nerjemahin? Coba lihat lebih dekat deh ...."

Kontak Kami